Untuk Anakku Tercinta yang Harus Aku Tinggal Setiap Hari Demi Bekerja

 
Anak-anakku,

Setiap pagi, aku terbangun dan menatap wajah mungil kalian yang masih terlelap dalam tidur. Ada rasa haru yang menyesak di dada, rasa yang sulit aku ungkapkan dengan kata-kata. Tak jarang, air mataku jatuh tak terbendung. Sejenak, aku ingin berhenti dari semua rutinitas ini, ingin rasanya berhenti bekerja, supaya bisa membersamai kalian, menggenggam tangan kecil kalian, mendengar tawa ceria kalian, dan merasakan kebahagiaan yang sederhana itu. Namun, kehidupan mengharuskan aku untuk pergi, untuk bekerja demi memastikan kalian bisa mendapatkan kehidupan yang layak kini dan nanti.

Sungguh, betapa berat rasanya meninggalkan kalian setiap pagi, meninggalkan pelukan hangat yang seharusnya bisa aku berikan sepanjang hari. Aku tahu, kalian juga merasakannya, kalian pasti merasa kehilangan saat aku tidak ada di rumah. Ibu selalu tak kuasa menahan emosi yang berkecamuk tiap kali ibu hendak berangkat kerja, lambaian tangan kalian di depan pintu sembari berkata "bye-bye mama..." Tapi, percayalah, anak-anakku, setiap detik yang aku habiskan jauh dari kalian adalah demi masa depan yang lebih baik. Ayah dan ibu bekerja keras, demi kalian, buah hati dan permata kami yang amat sangat berharga.

Anak-anakku,

Meskipun aku bekerja, hatiku tetap berada bersama kalian. Setiap langkah yang kuambil di luar rumah selalu dihiasi dengan doa-doa indah untuk kalian. Semoga kalian selalu dalam lindungan Tuhan, diberi kesehatan, dijauhkan dari segala mara bahaya, diberikan sukacita dan kebahagiaan selalu. Aku berharap kalian tumbuh menjadi anak-anak yang penuh kasih, penuh semangat, dan manis budi. Di sepanjang hari-hariku, selalu terhatur doa yang tulus supaya Tuhan selalu melindungi kalian. Sebesar itu rasa sayang ibu kepada kalian.

Di tengah lelahnya hari-hari yang kadang terasa panjang, aku berdoa agar Tuhan memberikan aku kekuatan dan kesabaran. Agar aku selalu bisa menjadi ibu yang terbaik untuk kalian, meskipun terkadang aku merasa tak cukup waktu untuk mendampingi kalian seperti yang aku inginkan. Semoga aku bisa tetap memberikan yang terbaik, meski tak selalu bisa hadir di setiap momen yang kalian jalani. Semoga aku tetap menjadi ibu yang hebat di mata kalian, sekalipun aku tidak bisa selalu membersamai hari-hari kalian.

Anak-anakku,

Kalian adalah sumber kebahagiaanku. Dalam setiap langkah, selalu ada nama kalian dalam hatiku, dalam setiap doaku. Kalian adalah alasan aku bangun pagi dengan semangat, alasan aku bertahan di tengah keletihan, alasan aku berjuang. Aku ingin kalian tahu, meski aku harus meninggalkan kalian setiap hari, cintaku tidak pernah berkurang sedikitpun. Kasih sayangku selalu penuh untuk kalian.

Suatu hari nanti, kalian akan mengerti. Kalian akan tahu betapa dalam cinta ibu kepada kalian, betapa besar harapan dan doa yang selalu menyertai setiap langkah hidup kalian. Aku berharap kalian tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri, menjadi anak cerdas yang juga berbudi pekerti baik.

Hingga saat itu tiba, aku akan terus berdoa, bekerja, dan berusaha semampuku. Agar aku bisa terus memberikan kehidupan yang terbaik untuk kalian. Semoga Tuhan selalu menjaga kita dengan kesehatan dan kebahagiaan.

Untukmu, anak-anakku tercinta, ibu mencintaimu lebih dari apa pun di dunia ini.

"Tuhan, tolong jaga anak-anakku saat penjagaanku tidak sampai pada mereka. Amin." (jwriting)

Post a Comment

0 Comments